Di tempat kerja, komunikasi yang tepat waktu dan jelas memastikan segala sesuatunya—dan semua orang—tetap pada jalurnya: semua orang mengetahui rencana dan peran masing-masing, proyek berjalan lancar, tenggat waktu terpenuhi, dan pekerjaan terselesaikan.
Di sinilah alat seperti Slack dan WhatsApp menunjukkan keunggulannya. Keduanya membantu dalam komunikasi tim, tetapi perbedaannya lebih besar daripada yang Anda kira.
Jadi, bagaimana perbandingannya, dan mana yang paling cocok untuk tim Anda? Mari kita bahas satu per satu—dan jangan khawatir—kami punya opsi lain jika keduanya tidak terasa tepat.
Apa itu Slack?

Sejarah Slack sama sekali tidak biasa. Apa yang awalnya hanya fitur obrolan dalam sebuah game online pada tahun 2002 kini menjadi alat komunikasi andalan bagi perusahaan di seluruh dunia. Bukan hanya untuk komunikasi internal; mereka mengklaim bahwa 80% perusahaan Fortune 100 menggunakan Slack untuk berkomunikasi dengan pemangku kepentingan eksternal.
Ini seperti pusat virtual tempat Anda bisa mengobrol, berbagi file, mengirim media (karena siapa yang tidak suka meme yang lucu?), dan melakukan panggilan video tanpa perlu keluar dari aplikasi.
📮 Mengapa Beberapa Tim Mulai Mempertimbangkan Ulang Penggunaan Slack
ClickUp melakukan survei terhadap lebih dari 4.000 profesional dan menemukan masalah umum: ketika obrolan terpisah dari pekerjaan, koordinasi menjadi terganggu. Lihat bagaimana ClickUp Chat menawarkan pendekatan yang lebih terintegrasi.
Fitur Slack
Slack dirancang khusus untuk tim, sehingga memudahkan komunikasi dan kolaborasi dalam menyelesaikan pekerjaan.
Beberapa fitur utamanya meliputi:
1. Saluran dan utas percakapan

Saluran di Slack adalah ruang khusus untuk topik, proyek, atau tim tertentu. Dan mudah dikenali: saluran publik ditandai dengan tanda pagar (#), sedangkan saluran pribadi ditandai dengan ikon gembok (🔒). Yang pertama terbuka untuk semua orang, sedangkan yang kedua tetap aman dengan akses hanya untuk undangan.
Anda dapat mengelompokkannya dengan menggunakan nama yang jelas (seperti project-, team-, atau dept-) dan mengarsipkan saluran lama agar tetap rapi. Anda juga dapat secara otomatis menambahkan anggota baru ke saluran default agar mereka segera mengikuti perkembangan.
Untuk percakapan yang lebih pribadi, Anda dapat menggunakan pesan langsung. Anda juga dapat mengelompokkan balasan Anda ke dalam utas, mirip dengan yang Anda lihat di X (Twitter).
💡Tips Pro: Jika Anda ingin beralih ke saluran dengan cepat, cukup tekan Command + K atau T (Mac) atau CTRL + K (Windows), ketik beberapa huruf dari nama saluran, dan Anda sudah sampai di sana.
2. Rapat singkat dengan Huddles

Ingat obrolan singkat di meja kerja di kantor? Slack Huddles telah membawa hal itu ke dunia online dengan panggilan audio untuk diskusi tim yang spontan. Anda dapat memulainya di saluran mana pun atau melalui pesan langsung hanya dengan satu klik, dan rekan tim dapat bergabung atau keluar sesuai kebutuhan.
Huddles tetap sederhana dengan panggilan suara saja secara default, tetapi Anda dapat mengaktifkan video. Fitur ini sangat cocok untuk kolaborasi, menawarkan fitur seperti berbagi layar bersama dan kursor langsung untuk tugas-tugas seperti pengeditan atau pemecahan masalah. Anda bahkan dapat bereaksi dengan emoji atau memulai obrolan selama panggilan.
👀Tahukah Anda? Di Slack, Anda dapat mengingatkan diri sendiri atau orang lain tentang suatu acara, rapat, tenggat waktu, pesan, file, atau apa pun yang Anda miliki dengan menggunakan /reminder, diikuti dengan lokasi, apa, dan kapan.
3. Berbagi dan penyimpanan file

Berbagi file di Slack sangat mudah dan andal, sehingga Anda dapat menjadikannya semacam pusat aktivitas. Anda dapat mengunggah file hingga 10 GB (pada paket berbayar) dengan menyeret, menjatuhkan, atau menempelkannya ke dalam obrolan, lengkap dengan pratinjau yang praktis untuk PDF, gambar, video, dan lainnya.
Anda juga akan menemukan filter pencarian yang canggih di Slack, sehingga memudahkan Anda menemukan informasi penting. Anda dapat menandai atau memberi bintang pada file Anda dan mengaksesnya bahkan jika orang yang membagikannya telah keluar.
4. Integrasi
Slack dapat terhubung ke lebih dari 2.600 aplikasi dan layanan. Anda dapat dengan mudah mengintegrasikan alat-alat populer seperti Google Workspace, Microsoft Office, dan Zoom untuk berbagi file, bergabung dalam rapat, atau mengelola kalender langsung dari Slack.
Alat pengembangan dan manajemen proyek seperti GitHub, Jira, dan Trello dapat memposting pembaruan, sehingga tim tetap mendapat informasi terbaru tanpa perlu berpindah aplikasi. Anda dapat membuat alur kerja khusus tanpa kode untuk berbagai proses menggunakan Workflow Builder.
Harga Slack
- Gratis
- Pro: $8,75 per pengguna per bulan
- Business+: $15 per pengguna per bulan
- Enterprise Grid: Harga disesuaikan
- Anda dapat menambahkan Slack AI ke semua paket berbayar dengan biaya tambahan $10 per pengguna per bulan.
Apa Itu WhatsApp?

WhatsApp awalnya dirancang sebagai cara sederhana untuk mengirim pesan kepada teman. Namun kini, WhatsApp telah menjadi salah satu aplikasi pesan instan paling populer di dunia—dengan tak kurang dari 3 miliar pengguna!
Keunggulannya terletak pada kemudahan penggunaannya: daftar dengan nomor telepon Anda, dan Anda siap menggunakannya. Anda dapat mengirim pesan teks dan suara, berbagi gambar, video, dan dokumen, atau melakukan panggilan suara dan video. Anda bahkan dapat membuat obrolan grup untuk mengumpulkan semua orang, baik untuk proyek, tim, maupun perencanaan keluarga.
Dengan enkripsi ujung ke ujung, dukungan perangkat seluler, dan kompatibilitas desktop, WhatsApp adalah aplikasi yang sederhana, aman, dan serbaguna untuk semua kebutuhan komunikasi.
Baca Juga: Contoh Strategi Komunikasi di Tempat Kerja
Fitur WhatsApp
Beberapa fitur WhatsApp antara lain:
1. Pesan dan panggilan satu lawan satu

WhatsApp menjaga komunikasi tetap sederhana. Obrolan satu lawan satu, panggilan suara, dan panggilan video di WhatsApp sangat ideal untuk percakapan pribadi atau sekadar menyapa. Aplikasi ini mengambil kontak langsung dari ponsel Anda, sehingga Anda dapat melihat siapa saja yang sudah menggunakan WhatsApp dan mengundang mereka yang belum.
Anda dapat mengirim pesan teks, pesan suara, dan bahkan menandai atau meneruskan pesan penting untuk referensi yang mudah. WhatsApp kini memiliki tombol edit untuk mengedit pesan Anda setelah dikirim. Tidak puas dengan pesan tersebut? Anda dapat menghapusnya untuk semua orang, tetapi ingat—kedua opsi tersebut hanya tersedia sebentar setelah Anda menekan tombol kirim.
Aplikasi WhatsApp Business juga dilengkapi dengan fitur tambahan seperti pengaturan balasan otomatis dan berbagi katalog produk, sehingga memudahkan Anda untuk tetap terhubung dengan pelanggan.
💡Tips Pro: Jika Anda memiliki Siri atau Google Assistant, gunakanlah untuk mengirim pesan WhatsApp tanpa perlu menyentuh layar!
2. Grup dan daftar siaran

Obrolan Grup WhatsApp (atau singkatnya grup) adalah ruang bersama tempat anggota tim Anda dapat berkolaborasi, berbagi pembaruan, dan mendiskusikan proyek atau topik tertentu. Baik untuk departemen, tim tugas khusus, atau sesi brainstorming, grup memastikan semua orang tetap terinformasi tanpa perlu rantai email terpisah.
Di sisi lain, daftar siaran memungkinkan Anda mengirim pesan yang sama ke banyak orang sekaligus—tanpa perlu membuat obrolan grup. Ini adalah cara cepat untuk membagikan pengumuman atau pembaruan sambil menjaga percakapan tetap pribadi dan terpisah. Fitur ini sangat berguna untuk menjangkau tim besar atau audiens yang berbeda secara efisien.
Baca Juga: Alternatif WhatsApp & Alternatif Slack Terbaik
3. Pembayaran dalam aplikasi dengan WhatsApp Pay

Meskipun terbatas pada beberapa negara tertentu, WhatsApp Pay memudahkan operasional bisnis Anda dengan memungkinkan Anda mengirim dan menerima uang secara langsung dalam percakapan chat.
Misalnya, seorang pelanggan yang sedang melihat katalog produk Anda di WhatsApp menemukan sesuatu yang disukainya dan memutuskan untuk membelinya. Alih-alih membagikan detail rekening bank atau mengunjungi situs web eksternal, mereka cukup mengetuk tombol ‘Bayar’ di obrolan, memasukkan jumlahnya, dan mengotorisasi pembayaran dengan PIN atau verifikasi biometrik.
Seluruh transaksi berlangsung secara langsung, dan Anda akan menerima bukti transaksinya di obrolan.
👀Tahukah Anda? WhatsApp Pay (sejauh ini) hanya tersedia di India dan Brasil — negara-negara dengan jumlah unduhan aplikasi WhatsApp Business terbanyak.
4. Berbagi dan penyimpanan
WhatsApp memungkinkan Anda mengirim gambar, video, file audio, dokumen (termasuk PDF, Word, Excel, dan PowerPoint), serta kontak. Anda juga dapat berbagi lokasi real-time Anda dengan pembaruan GPS secara langsung untuk jangka waktu tertentu (hingga 8 jam), sehingga memudahkan koordinasi dengan tim lapangan.
WhatsApp bukanlah layanan penyimpanan cloud murni. Semua konten yang Anda bagikan menempati ruang penyimpanan di ponsel Anda dan dicadangkan di cloud. Anda dapat mengelola hal ini dengan mengarsipkan pesan, file, dan media secara manual. Anda juga dapat memilih untuk tidak menyimpan media secara otomatis ke galeri ponsel Anda dan hanya menyimpan yang Anda butuhkan.
💡Tips Pro: Aktifkan fitur ‘Pesan yang Menghilang’ untuk menghapus obrolan secara otomatis setelah waktu tertentu. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot-repot menghapus ruang penyimpanan secara manual.
Harga WhatsApp
- Aplikasi Reguler: Gratis
- Aplikasi Bisnis: Gratis
- API Bisnis: Bayar per percakapan
Slack vs. WhatsApp: Perbandingan Fitur
Berikut ini adalah gambaran umum tentang fitur-fitur yang berbeda dari Slack dan WhatsApp:
| Fitur | Slack | WhatsApp/WhatsApp Business |
| Panggilan suara dan video (termasuk panggilan 1 lawan 1 dan panggilan grup) | Ya | Ya |
| Batas riwayat pesan | Hingga 90 hari di paket gratis | Tanpa batas |
| Berbagi layar | Ya | Ya |
| Anotasi saat berbagi layar | Ya | Tidak |
| Obrolan grup | Ya. Saluran untuk diskusi topik yang berbeda dan grup khusus untuk percakapan yang lebih privat | Ya. Grup dan daftar siaran dapat digunakan untuk mengirim pesan massal ke banyak orang |
| Fungsi pencarian | Ya. Memiliki filter pencarian lanjutan untuk menemukan file dan pesan dengan tepat | Ya. Fitur pencarian dasar untuk obrolan |
| Berbagi file | Ya. Dapat berbagi berbagai jenis file hingga 10GB | Ya. Dapat berbagi berbagai jenis file hingga 2GB |
| Berbagi lokasi | Tidak | Ya. Dapat membagikan lokasi secara langsung hingga 8 jam |
| Pembayaran dalam aplikasi | Tidak; dapat terintegrasi dengan alat pembayaran seperti PayPal | Ya. Dapat mengirim dan menerima uang langsung melalui aplikasi |
| Penyimpanan | Ya. Hingga 20 GB pada paket berbayar | Ya. Menyimpan semuanya di perangkat |
| Pemberitahuan | Ya. Sangat dapat disesuaikan | Ya. Cepat dan sederhana |
| Keamanan | Ya. Dilengkapi dengan enkripsi data dan beberapa sertifikasi | Ya. Menyediakan enkripsi ujung ke ujung |
| Integrasi | Luas; terhubung ke lebih dari 2.600 aplikasi | Terbatas; terhubung ke HubSpot dan beberapa platform |
| Aplikasi seluler dan desktop | Ya | Ya |
| Harga | Gratis, paket berbayar mulai dari $8,75 per pengguna per bulan | Gratis; tarif regional berlaku untuk API setelah 1.000 percakapan |
Mari kita lihat lebih dekat perbandingan fitur-fitur ini:
Fitur #1: Pengaturan dan antarmuka pengguna
Slack menawarkan antarmuka yang sangat dapat disesuaikan, tetapi pada awalnya, pengaturannya mungkin terasa agak rumit. Pengguna harus membuat ruang kerja dan saluran serta menetapkan peran pengguna sebelum dapat menggunakan platform ini.
Setelah dipasang, antarmukanya mudah dinavigasi, dengan percakapan yang menempati sebagian besar layar dan bilah samping untuk saluran, utas, dan kontak. Slack juga menawarkan berbagai opsi penyesuaian, termasuk tema, emoji, dan bahkan pembuatan emoji kustom.
WhatsApp, sebaliknya, mengutamakan kesederhanaan. Pengaturannya cepat dan mudah, hanya memerlukan nomor telepon dan verifikasi. Antarmukanya minimalis, dengan obrolan ditampilkan di sebelah kiri dan percakapan aktif di sebelah kanan pada versi desktop.
Aplikasi seluler ini menawarkan tata letak yang rapi dengan tab yang mudah digunakan untuk panggilan dan pembaruan status. Pembuatan grup sangat mudah, dan WhatsApp Business menambahkan katalog produk ke antarmuka yang sudah familiar. Baik aplikasi utama maupun WhatsApp Business menawarkan opsi penyesuaian untuk latar belakang obrolan.
🏆 Pemenang: WhatsApp. Siapa pun dapat menginstal WhatsApp dalam hitungan menit dan langsung mulai mengobrol. Slack membutuhkan waktu lebih lama—Anda perlu alamat email kerja, mengundang anggota, dan membuat ruang kerja terlebih dahulu, yang sering membuat pengguna memilih alternatif yang lebih mudah.
Fitur #2: Komunikasi bisnis
Slack dirancang untuk komunikasi tim yang efisien. Aplikasi ini menawarkan fitur seperti pemformatan pesan, pengorganisasian, dan penjadwalan. Selain itu, Slack juga menawarkan opsi untuk mengelola grup dengan saluran publik atau pribadi, izin khusus, dan peran anggota.
Aplikasi ini menyediakan panggilan suara dan video satu lawan satu dengan fitur berbagi layar, anotasi, dan perekaman untuk rapat. Namun, rapat dengan peserta lebih banyak memerlukan paket berbayar.
WhatsApp berfokus pada pesan instan yang cepat dan andal, dengan fitur tanda telah dibaca, indikator sedang mengetik, serta panggilan suara dan video yang jernih. Meskipun versi desktop kini dilengkapi dengan fitur panggilan dan berbagi layar, aplikasi ini mungkin mengalami gangguan dan kurang memiliki fitur kolaboratif seperti anotasi selama panggilan.
Aplikasi Business menambahkan pesan otomatis, balasan cepat, dan label untuk mengatur obrolan. Grup dapat beranggotakan hingga 1.024 orang, serta dilengkapi dengan fitur seperti kontrol admin, jajak pendapat, dan daftar siaran. WhatsApp juga menawarkan profil terverifikasi, statistik pesan, dan dukungan multi-perangkat untuk mengelola obrolan pelanggan di berbagai perangkat.
🏆 Pemenang: Seri. Slack sangat cocok untuk tim, terutama perusahaan teknologi, yang bekerja sama dalam satu ruang. Untuk penjualan dan mengelola banyak obrolan pelanggan, WhatsApp lebih cepat dan menghemat waktu dalam pengorganisasian.
Fitur #3: Pemberitahuan
Slack menawarkan kontrol yang luas atas notifikasi, sehingga Anda dapat memilih notifikasi mana yang ingin Anda terima dan menyesuaikan pengaturannya. Anda dapat mengatur waktu tertentu untuk notifikasi atau menerima notifikasi seluler saat tidak aktif di desktop. Untuk bekerja dengan fokus, Anda dapat menggunakan mode Jangan Ganggu untuk menonaktifkan notifikasi sementara.
Sistem notifikasi WhatsApp lebih sederhana namun tetap menawarkan beberapa opsi penyesuaian. Anda dapat memilih untuk menerima notifikasi untuk obrolan pribadi, obrolan grup, dan panggilan, serta memilih nada notifikasi atau nada dering khusus.
Aplikasi ini menampilkan status pengiriman dan pembacaan pesan, dan pengguna Business dapat mengatur notifikasi prioritas serta balasan otomatis. Untuk waktu tenang, Anda dapat membisukan obrolan, grup, atau panggilan untuk periode yang lebih lama.
🏆 Pemenang: Slack. Dengan lebih banyak opsi penyesuaian, Slack lebih cocok untuk lingkungan kerja yang sibuk. Anda tidak akan mendapatkan kedalaman dan fleksibilitas ini dalam kesederhanaan WhatsApp.
Fitur #4: Berbagi dan penyimpanan file
Slack memudahkan berbagi file untuk tim jarak jauh, memungkinkan Anda berbagi file hingga 10GB dari perangkat Anda atau aplikasi seperti Dropbox. Aplikasi ini secara otomatis menyimpan dan mengarsipkan file, pesan, dan media di cloud. Ruang penyimpanan bervariasi sesuai paket, dengan versi gratis menawarkan 5GB dan menyimpan file selama 90 hari, sedangkan paket berbayar menyediakan 10GB atau 20GB per pengguna.
WhatsApp mendukung berbagi file hingga 2GB, termasuk PDF, gambar, video, dan GIF. Aplikasi ini juga memungkinkan Anda berbagi kontak dan lokasi, tetapi tidak kompatibel dengan file Google Suite. WhatsApp menyimpan pesan, file, dan media di ponsel Anda, yang mungkin memerlukan pencadangan manual atau otomatis untuk mencegah kehilangan data.
🏆 Pemenang: Slack. Berkas bisnis biasanya penting dan berukuran besar. Menggunakan Slack untuk bertukar berkas tanpa perlu khawatir soal masalah penyimpanan adalah pilihan yang tepat.
Fitur #5: Integrasi
Slack terintegrasi dengan lebih dari 2.600 aplikasi, seperti Google Workspace, Microsoft 365, Zoom, Jira, dan Trello. Hal ini memungkinkan otomatisasi tugas, berbagi file, dan pratinjau langsung di saluran. Bot Slack menangani pembaruan dan pemberitahuan; tim dapat membuat alur kerja atau aplikasi khusus.
Integrasi WhatsApp terutama berfokus pada layanan pelanggan dan penjualan. Perusahaan dapat menyinkronkan katalog produk dengan Facebook Shops, menggunakan API untuk terhubung dengan sistem CRM, serta mengotomatiskan respons atau alur kerja.
🏆 Pemenang: Slack. Tim Anda mungkin sudah mengandalkan serangkaian alat yang kuat dan esensial untuk operasional sehari-hari. Slack dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam rangkaian alat tersebut, sementara WhatsApp mungkin akan kalah jauh dibandingkan alternatifnya.
Slack vs. WhatsApp di Reddit
Untuk memahami perdebatan antara Slack dan WhatsApp, kami memeriksa Reddit untuk mencari pendapat nyata dan lebih autentik—dan tanggapannya beragam.
Orang-orang menyukai Slack karena kemampuannya dalam menjaga segala sesuatunya tetap terorganisir, dengan semua obrolan dan diskusi berada di satu tempat dan mudah ditemukan menggunakan alat pencariannya.
mrbkkt1, yang mengelola sebuah restoran, mengatakan,
Slack memungkinkan saya untuk mengumpulkan semua karyawan dalam satu platform komunikasi yang rapi dan terorganisir. Kini saya dapat membagikan jadwal yang dapat dilihat oleh semua orang melalui ponsel mereka, alih-alih harus mengirim pesan grup atau pesan pribadi satu per satu. Saya juga dapat membagikan memo secara online, alih-alih mencetak dan menempelkannya.
Slack memungkinkan saya untuk mengumpulkan semua karyawan dalam satu platform komunikasi yang rapi dan terorganisir. Kini saya dapat membagikan jadwal yang dapat dilihat oleh semua orang melalui ponsel mereka, alih-alih harus mengirim pesan grup atau pesan pribadi satu per satu. Saya juga dapat membagikan memo secara online, alih-alih mencetak dan menempelkannya.
Sementara itu, sebagian orang lebih memilih WhatsApp karena kecepatan dan kemudahannya, terutama untuk pekerjaan yang berinteraksi langsung dengan klien. Seperti yang dikomentari oleh kevin4076,
Dengan memilih Slack, Anda memaksa pelanggan Anda untuk mengunduh dan menginstal aplikasi lain lagi, padahal mereka kemungkinan besar sudah memiliki WhatsApp. Di sisi lain, memilih WhatsApp akan membuat prosesnya lebih mudah bagi pelanggan Anda.
Dengan memilih Slack, Anda memaksa pelanggan Anda untuk mengunduh dan menginstal aplikasi lain lagi, padahal mereka kemungkinan besar sudah memiliki WhatsApp. Di sisi lain, memilih WhatsApp akan membuat prosesnya lebih mudah bagi pelanggan Anda.
Namun, kebanyakan orang memahami bahwa kedua aplikasi ini ditujukan untuk kebutuhan kerja yang berbeda. Jadi, daripada langsung menarik kesimpulan, banyak pengguna Reddit seperti fumo7887 mempertimbangkan tujuannya terlebih dahulu.
Untuk apa digunakan? Setiap alat memiliki kelebihan dan kekurangannya, tetapi itu tergantung pada tujuan penggunaannya. Kelompok teman? Rekan kerja? Tetangga? Komunitas terbuka?
Untuk apa digunakan? Setiap alat memiliki kelebihan dan kekurangannya, tetapi itu tergantung pada tujuan penggunaannya. Kelompok teman? Rekan kerja? Tetangga? Komunitas terbuka?
Kenali ClickUp—Alternatif Terbaik untuk Slack vs. WhatsApp
Slack dan WhatsApp sangat berguna untuk menjaga koneksi antar tim, tetapi sebagian besar tempat kerja membutuhkan lebih dari sekadar aplikasi obrolan. Berpindah-pindah antara berbagai alat untuk komunikasi, proyek, dan tugas dapat membuat segalanya menjadi rumit dan membuang-buang waktu yang berharga.
Di situlah ClickUp berperan!
Ini lebih dari sekadar alat komunikasi—ini adalah aplikasi serba guna untuk pekerjaan—yang menggabungkan manajemen proyek, dokumen, dan komunikasi tim, semuanya dalam satu tempat, didukung oleh AI generasi terbaru untuk otomatisasi dan pencarian yang lebih cerdas.
Inilah cara ClickUp dapat mengubah cara Anda bekerja:
Keunggulan ClickUp #1: Obrolan untuk meningkatkan kerja sama tim
ClickUp Chat adalah alat bawaan yang menggabungkan fitur pesan dengan manajemen proyek. Alat ini dirancang untuk meningkatkan alur kerja Anda dengan membawa percakapan langsung ke pusat kerja Anda.
Tidak seperti Slack atau WhatsApp, di mana obrolan sering kali tersembunyi atau terpisah dari tugas yang sebenarnya, ClickUp Chat mengaitkan diskusi dengan item yang dapat ditindaklanjuti dan proyek, sehingga kerja tim menjadi lancar.
Dengan bantuan AI bawaan ClickUp, platform ini menggabungkan manajemen proyek dan pengetahuan menjadi satu kesatuan, sehingga dengan mudah menghubungkan percakapan ke tugas, dokumen, dan proyek, menjadikan komunikasi tim (dan kolaborasi real-time ) sebagai bagian alami dari alur kerja Anda yang sudah ada.
Fitur ClickUp Chat memungkinkan Anda untuk:
- Berbincang langsung di Spaces atau Lists agar diskusi tetap terhubung dengan tugas atau proyek yang tepat
- Ubah pesan obrolan apa pun menjadi tugas dengan satu klik, tangkap konteksnya, dan buat tugas secara otomatis, sehingga tidak ada hal penting yang terlewatkan
- Gunakan AI CatchUp untuk merangkum obrolan yang terlewat dan AI CleanUp untuk mengidentifikasi tindakan yang perlu dilakukan dari pesan-pesan, membantu Anda tetap fokus dan menghindari kelebihan informasi
- Bekerja sama secara langsung dengan panggilan video dan berbagi layar melalui SyncUps. Fitur ini memungkinkan Anda mengobrol dengan 200 orang sekaligus, menghubungkan tugas dan menugaskan kepada rekan tim, menjadwalkan rapat, dan bahkan memeriksa beban kerja tim langsung di dalam obrolan
- Bagikan pembaruan dan berkas, serta tautkan langsung ke proyek
Selain itu, jika Anda perlu melihat sekilas proyek Anda saat sedang mengobrol, Anda dapat beralih ke tampilan proyek dan tetap memperbarui diskusi Anda.
One Up #2 dari ClickUp: Rekam percakapan untuk komunikasi real-time
Baik untuk mendokumentasikan proses, menjelaskan langkah-langkah pemecahan masalah, atau memberikan pembaruan proyek, ClickUp Clips memungkinkan Anda merekam semuanya dalam video dengan atau tanpa rekaman webcam untuk konteks yang lebih jelas.
Setelah video direkam, video tersebut otomatis ditranskrip menggunakan ClickUp Brain. Artinya, Anda tidak akan melewatkan apa pun dari video tersebut. Anda dapat dengan cepat mencari kata kunci dalam transkrip untuk menemukan bagian-bagian penting secara langsung.
Anda kemudian dapat melampirkan klip-klip ini ke tugas dan proyek atau membagikannya kepada rekan tim agar semua orang tetap berada di halaman yang sama. Tim Anda juga dapat:
- Tinggalkan komentar langsung di video ini untuk mendapatkan tanggapan cepat
- Ubah klip menjadi tugas untuk mengubah ide menjadi hasil
- Akses semua klip yang direkam di satu tempat terpusat yang disebut Clips Hub
One Up #3 dari ClickUp: Tetapkan komentar dan bagikan pembaruan

Baik itu Clips maupun pesan di Chat, Anda dapat mengubah keduanya menjadi tugas yang dapat ditindaklanjuti dan mengalokasikannya ke anggota tim tertentu menggunakan fitur Komentar yang Ditugaskan dari ClickUp. Dengan cara ini, setiap tugas atau permintaan memiliki penanggung jawab yang jelas, dan tidak ada yang terlewatkan.
Ketika semua komentar yang ditugaskan berada di satu tempat terpusat, memantau kemajuan dan tetap mengutamakan prioritas menjadi mudah. Anda dapat mengubah komentar menjadi tugas dan memastikan proyek Anda terus berjalan tanpa melewatkan detail penting.
📮ClickUp Insight: Sekitar 41% profesional lebih memilih pesan instan untuk komunikasi tim. Meskipun menawarkan pertukaran pesan yang cepat dan efisien, pesan sering tersebar di berbagai saluran, utas, atau pesan langsung, sehingga menyulitkan pencarian informasi di kemudian hari. Dengan solusi terintegrasi seperti ClickUp Chat, utas obrolan Anda dipetakan ke proyek dan tugas tertentu, sehingga percakapan Anda tetap dalam konteks dan mudah diakses.
ClickUp’s One Up #4: Kolaborasi Real-time

Daripada mencari papan tulis kosong di kantor, gunakan saja ClickUp Whiteboards untuk melakukan brainstorming secara online.
Kanvas digital ini memungkinkan tim Anda untuk bertukar ide, berkolaborasi, dan mewujudkan ide menjadi tindakan, di mana pun Anda berada. Dengan alat seperti menggambar bebas dan pembuatan bentuk, Anda dapat menghidupkan konsep Anda serta memetakan alur kerja atau proses untuk kejelasan maksimal.

Saat ide-ide Anda siap untuk ditindaklanjuti, Anda dapat langsung mengubahnya menjadi tugas dan menugaskan tugas tersebut kepada anggota tim yang tepat. Anda juga dapat memantau aktivitas mereka secara real-time dengan fitur Collaboration Detection dari ClickUp.
Anda dapat melihat kapan tim Anda melihat atau mengedit tugas, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih terhubung dan efisien. Hal ini menjaga tim tetap selaras dengan pembaruan instan pada tugas bersama dan mengurangi percakapan bolak-balik yang terus-menerus karena semua orang tahu siapa yang sedang mengerjakan apa.
Selain itu, jika Anda sudah menggunakan Slack dan tetap ingin memanfaatkan keunggulan ClickUp, cukup gunakan Integrasi ClickUp dengan Slack, dan semuanya akan beres.
Tetap terhubung dengan tim Anda menggunakan ClickUp!
Baik Slack maupun WhatsApp sangat cocok untuk pesan instan dan tetap terhubung dengan tim Anda.
Slack memenuhi semua kebutuhan profesional Anda dengan mengumpulkan tim dan mengatur semua pesan serta file Anda di satu tempat. Sementara itu, WhatsApp menambahkan sentuhan pribadi pada komunikasi tim melalui obrolan instan dan panggilan.
Tapi bagaimana jika Anda menginginkan sesuatu yang menggabungkan keduanya? Sesuatu yang bisa Anda gunakan untuk mengobrol dan menyelesaikan pekerjaan.
Solusinya adalah ClickUp, platform produktivitas yang komprehensif yang menyatukan semua yang Anda butuhkan dalam satu tempat, termasuk komunikasi.



