Selama setahun terakhir, kata "Agent" telah menjadi topik yang ramai dibicarakan. Namun, bagi banyak orang, pengalaman menggunakan Agent ini merupakan campuran antara rasa penasaran dan skeptisisme yang sehat terkait ROI, kemudahan penggunaan, dan manfaat penghematan waktu yang sebenarnya.
Kami telah melihat chatbot yang mampu menulis puisi tetapi tidak dapat menggerakkan suatu tugas ke depan, dan alat "agentic" yang pada dasarnya hanyalah antarmuka yang membutuhkan bimbingan lebih banyak daripada seorang magang baru.
Kami ingin mengetahui sejauh mana pembaca blog kami memahami tentang AI Agents. Oleh karena itu, kami mengadakan survei sukarela yang melibatkan ratusan profesional untuk mengetahui di mana AI Agents berhasil, di mana mereka gagal, dan apa yang diperlukan agar mereka dapat menjadi bagian permanen dari tim.
Kami terkejut dengan hasilnya.
1. Kesenjangan Definisi: Rasa Ingin Tahu vs. Kenyataan
40% responden survei kami mengatakan bahwa mereka penasaran tetapi masih belum yakin apa yang termasuk dalam kategori "agen."
Hal itu menunjukkan betapa cepatnya konsep agen menyebar, namun juga betapa abstraknya kategori tersebut dalam praktiknya. Banyak alat yang mengklaim memiliki sifat agen secara teori, namun tidak benar-benar dapat berpartisipasi dalam pekerjaan sehari-hari.
Super Agents di ClickUp beroperasi di dalam ruang kerja dan dapat bekerja secara mandiri sesuai dengan aturan dan persetujuan yang Anda tentukan. Bagian terbaiknya? Mereka tidak terlihat seperti "AI" biasa, melainkan lebih seperti rekan kerja virtual yang secara diam-diam memastikan pekerjaan tetap berjalan lancar.
2. Masalah "Penebak yang Percaya Diri"
30% orang mengatakan bahwa frustrasi terbesar mereka dengan agen AI adalah bahwa agen tersebut terdengar percaya diri tetapi sering salah.
Sebagian besar agen bekerja secara terpisah. Mereka merespons satu perintah tanpa mengetahui cara Anda bekerja, preferensi Anda, atau proses yang Anda sukai.
Super Agents ClickUp bekerja secara berbeda. Mereka beroperasi dengan 100% konteks yang diambil langsung dari tugas, dokumen, obrolan, rapat, dan pembaruan Anda secara real-time. Dan mereka menyimpan memori terbaru, berdasarkan preferensi, bahkan memori episodik seiring waktu.
Dan itulah yang mengubah seorang agen dari seorang penebak yang percaya diri menjadi rekan kerja yang proaktif yang dapat mengikuti perkembangan pekerjaan.
🎥 Seperti yang baru-baru ini dibagikan oleh CEO ClickUp, Zeb Evans, masa depan kerja bukan hanya tentang AI yang berpikir—tetapi tentang AI yang bertindak.
Super Agents adalah rekan kerja digital pertama yang tidak hanya berada di kotak obrolan—mereka berada di tempat di mana pekerjaan Anda dilakukan. Mereka memiliki memori, konteks, dan izin yang diperlukan untuk benar-benar mengambil alih pekerjaan Anda.
Super Agents adalah rekan kerja digital pertama yang tidak hanya berada di kotak obrolan—mereka berada di tempat di mana pekerjaan Anda dilakukan. Mereka memiliki memori, konteks, dan izin yang diperlukan untuk benar-benar mengambil alih pekerjaan Anda.
3. Pencarian Penghilang Kebosanan dari Pekerjaan yang Membosankan
24% orang mengatakan bahwa mereka ingin menggunakan agen kecerdasan buatan (AI) terutama untuk mengotomatisasi tugas-tugas yang membosankan.
Harapan di sini adalah terbebas dari pekerjaan bernilai rendah, dan itu wajar. Jika seorang agen membutuhkan pengaturan berkelanjutan, pengawasan, atau dorongan, hal itu berhenti terasa membantu dan mulai terasa seperti pekerjaan tambahan.
Di ClickUp, Super Agents beroperasi secara terus-menerus di latar belakang, memperbarui tugas, menyusun dokumen, dan mendorong pekerjaan maju menggunakan alat yang sama yang sudah digunakan oleh tim Anda. Anda dapat mengirim pesan langsung (DM) kepada mereka untuk bantuan satu kali, dan bahkan menandai mereka (@mention) dalam sebuah dokumen untuk mengubah ide-ide menjadi rencana yang jelas!
🌏 Pernyataan Pemimpin: Menurut survei PwC, 88% pemimpin bisnis menyatakan bahwa tim atau fungsi bisnis mereka berencana untuk meningkatkan anggaran terkait kecerdasan buatan (AI) dalam 12 bulan ke depan karena kecerdasan buatan yang bersifat otonom (agentic AI).
4. Mengapa 62% Orang Merasa Agen Kecerdasan Buatan (AI) Tidak Sesuai dengan Hype yang Dibuat
62% responden mengatakan bahwa agen kecerdasan buatan (AI) belum memenuhi ekspektasi yang dijanjikan, menggambarkannya sebagai masih dalam tahap awal atau bahkan menciptakan lebih banyak pekerjaan daripada yang mereka hilangkan.
Ketika agen merasa terlalu "awal" atau bahkan menciptakan lebih banyak pekerjaan daripada yang mereka selesaikan, frustrasi tersebut sering kali muncul saat serah terima. Seorang agen merangkum pertemuan, mengusulkan langkah selanjutnya, atau menandai masalah, lalu berhenti. Anda masih harus membuat tugas dari poin-poin tindakan, menugaskan pemilik, memperbarui status, dan mengikuti perkembangan secara manual.
Super Agents dirancang untuk menangani semua langkah tersebut. Mereka dapat menggunakan tindakan berantai untuk mengubah catatan rapat menjadi tugas, memperbarui status proyek, mengalihkan pekerjaan ke pemilik yang tepat, dan menjaga alur kerja tetap berjalan di dalam sistem yang sama tempat eksekusi dilakukan.
Ketika agen kecerdasan buatan (AI) dapat mengubah tugas dari "ini yang seharusnya terjadi" menjadi "sudah dalam proses," nilai sebenarnya baru terasa.
5. Keamanan: Hambatan Kepercayaan
36% responden mengatakan bahwa kekhawatiran terkait kepercayaan dan keamanan adalah alasan utama mereka ragu untuk menggunakan agen AI secara lebih luas.
Sebagian besar waktu, pengguna tidak tahu di mana agen tersebut berada, apa yang dapat diaksesnya, atau bagaimana tindakan-tindakannya diatur setelah agen tersebut berjalan.
Super Agents dibuat sebagai pengguna tingkat atas di dalam ruang kerja yang dikelola. Mereka mewarisi izin pengguna yang sama dengan tim Anda, memastikan akses yang jelas dan terkontrol sejak hari pertama.
Setiap tindakan yang mereka ambil dicatat secara real-time, dan untuk keputusan yang berdampak besar, seorang manusia tetap terlibat dalam proses persetujuan.
Intelligence dapat bergerak lebih cepat, beroperasi dengan tegas dalam batas-batas yang diandalkan tim untuk keamanan dan pertanggungjawaban.
📚 Baca Juga: Mengenalkan ClickUp Super Agents
6. Terobosan "Kontekstual"
Ketika ditanya apa yang akan membuat agen AI benar-benar berguna, jawaban teratas bukanlah kecepatan atau daya komputasi. Hampir 40% responden mengatakan mereka membutuhkan agen yang memiliki pemahaman sempurna tentang konteks kerja mereka.
Hal ini masuk akal karena sebagian besar agen AI gagal ketika mereka tidak memahami mengapa keputusan dibuat atau bagaimana Anda ingin alur kerja Anda berjalan.
Karena Super Agents mempertahankan konteks, mengingat keputusan sebelumnya, dan beroperasi secara terus-menerus, mereka dapat bertindak dengan tingkat keandalan yang jauh lebih tinggi daripada agen berbasis prompt. Mereka bekerja berdasarkan riwayat ruang kerja yang dinamis, tetap aktif seiring perkembangan pekerjaan, dan beroperasi dalam batas izin yang jelas serta jejak audit.
Ketika kecerdasan buatan memahami pekerjaan dan melaksanakannya dengan aman, Anda akhirnya akan merasa seolah-olah bekerja dengan rekan kerja virtual yang benar-benar dapat diandalkan.
7. Manajer Proyek Terbaik
19% orang mengatakan mereka ingin agen kecerdasan buatan (AI) membantu mengelola alur kerja proyek.
Namun, alur kerja manajemen proyek bukanlah sekadar daftar periksa. Ini adalah sistem dinamis yang melibatkan pertukaran prioritas, serah terima tugas, dan perubahan prioritas, di mana rencana kemarin jarang mencerminkan kenyataan hari ini.
Super Agents ClickUp dirancang untuk merespons kondisi pekerjaan Anda, bukan hanya instruksi. Mereka menjalankan tugas sesuai jadwal yang Anda tentukan dan mendeteksi pemicu seperti pertanyaan yang diajukan, tugas baru yang dibuat, atau formulir yang dikirimkan, serta dapat secara proaktif mengidentifikasi masalah!
🎥 Penasaran seberapa banyak pengetahuan teknologi yang dibutuhkan untuk membangun Agen AI? Nol! Cukup minta apa yang Anda butuhkan.
8. “Tapi Apa Sebenarnya yang Dilakukannya?”
25% responden mengatakan mereka belum yakin untuk apa mereka akan menggunakan agen AI.
Kebingungan itu bisa dimengerti. Istilah "agent" sering digunakan untuk alat-alat yang menyarankan ide atau menghasilkan teks, tetapi sebenarnya tidak memberikan kontribusi yang berarti bagi pekerjaan itu sendiri.
Definisi yang lebih praktis adalah sebagai berikut: seorang agen mengamati apa yang terjadi, memahami konteks, dan bertindak atas nama Anda untuk memastikan pekerjaan terus berjalan. Super Agents dirancang untuk melakukan hal tersebut di dalam ruang kerja, di mana tugas-tugas, pembaruan, dan alur kerja Anda sudah ada.
Nilai mereka menjadi jelas melalui tindakan yang jelas dan terdefinisi dengan baik, karena mereka menangani tindak lanjut seperti merangkum aktivitas, memperbarui tugas, dan mendukung alur kerja tanpa perlu diingatkan setiap kali.
🎥 Agen AI tidak boleh menjadi alat AI lain yang menambah kerumitan AI Anda . Mereka hanya berguna jika dapat menangani segala hal yang Anda berikan kepada mereka. Lihat bagaimana alat Super Agent bekerja di ClickUp. 👇🏼
9. Peningkatan Efisiensi, Luar Biasa!
46% orang mengatakan bahwa manfaat terbesar dari agen kecerdasan buatan (AI) adalah menghemat waktu yang tidak mereka sadari masih mereka miliki.
Waktu seperti itu jarang datang dari mempercepat satu langkah saja. Sebaliknya, waktu itu datang dari menyederhanakan alur kerja multi-langkah: proses serah terima, tindak lanjut, dan koordinasi yang secara diam-diam mengisi hari Anda.
Super Agents di ClickUp dapat menghubungkan tindakan secara berurutan untuk menggerakkan pekerjaan dari tahap penerimaan hingga penyelesaian dalam satu alur, tanpa perlu memicu setiap langkah secara manual.
Karena waktu hanya dapat dipulihkan melalui puluhan transisi kecil yang tidak lagi memerlukan pengawasan manusia secara terus-menerus!
10. Agen Membutuhkan Kewenangan Nyata untuk Beroperasi Secara Efektif
25% orang percaya bahwa agen kecerdasan buatan (AI) dapat membantu mereka tetap terorganisir.
Dan mereka benar. Agen AI dapat membantu Anda tetap terorganisir dengan memajukan tugas, menetapkan tanggung jawab, menetapkan batas waktu, dan menangani tindak lanjut rutin yang sebaliknya akan tertunda.
Namun, hal ini hanya berlaku jika seorang agen dapat bertindak atas nama seseorang dalam batas-batas yang tepat.
Beroperasi di dalam ruang kerja terpadu di mana tugas, file, dan percakapan sudah terhubung, Super Agents mewarisi izin pengguna yang sama dengan orang-orang yang mereka dukung.
Artinya, mereka dapat mengambil tindakan (memajukan tugas, memperbarui status, atau meneruskan informasi dengan bertanggung jawab) tanpa melampaui batas atau memerlukan pengawasan terus-menerus.
11 & 12. Agen AI tidak seharusnya menambah beban kerja terkait pekerjaan.
12% responden mengatakan bahwa agen AI sulit untuk dipasang atau dihubungkan dengan alat-alat mereka, dan 13% lainnya mengatakan bahwa ada terlalu banyak langkah yang harus dilakukan hanya untuk melakukan hal-hal sederhana dengan agen tersebut.
Data harus dimasukkan secara manual, izin harus didefinisikan ulang, dan setiap alur kerja bergantung pada rantai integrasi yang dapat rusak atau berubah seiring waktu.
Berita baik? Anda tidak perlu "menghubungkan" Super Agents ClickUp ke tugas, dokumen, obrolan, atau rapat Anda. Mereka sudah terintegrasi secara native di Workspace Anda, menggunakan objek, izin, dan alur kerja yang sama seperti rekan kerja manusia lainnya.
Karena integrasi, kontrol akses, dan konteks secara default diwarisi dari ruang kerja, agen dapat bertindak secara langsung di berbagai alat tanpa perlu konfigurasi khusus. Lupakan konfigurasi agen dari awal!
Kenalkan Rekan Tim Virtual Baru Anda
Data menunjukkan dengan jelas: era kecerdasan buatan (AI) generik telah berakhir. Tim-tim yang berkinerja tinggi kini mencari agen AI yang:
- Pahami konteks spesifik mereka secara mendalam.
- Bertindaklah dalam batas izin yang aman, sama seperti yang dilakukan oleh manusia.
- Jalankan alur kerja multi-langkah tanpa perlu terus-menerus diminta.
ClickUp Super Agents dirancang untuk memberikan tim Anda keunggulan yang tak tertandingi. Anda dapat membuat agen untuk hampir semua kebutuhan. @sebutkan, tugaskan tugas, dan kirim pesan langsung kepada mereka. Mereka terus berkembang dengan pengetahuan dan memori yang tak terbatas, sehingga akan tumbuh bersama Anda.
Bangun agen AI pertama Anda hari ini!

